Rabu, 03 April 2024

Sat Lantas Melakukan Penindakan kepada knalpot yang tidak sesuai spesifikasi

 




Muara Enim - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muara Enim Polda Sumsel melakukan penindakan terhadap knalpot motor bukan standar atau tidak sesuai spesifikasi, seperti knalpot racing atau knalpot brong, merupakan langkah yang penting dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat, Senin (1/4/24).

Razia ini dilakukan tidak hanya karena knalpot tidak standar, tetapi juga karena banyaknya laporan dari masyarakat terkait gangguan yang disebabkan oleh kendaraan dengan knalpot racing yang membuat bising. Dengan demikian, razia ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan peraturan terkait standar kendaraan, tetapi juga untuk menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar.

Dengan melakukan penindakan terhadap kendaraan-kendaraan yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pengendara yang melanggar serta mengurangi gangguan kebisingan yang dapat mengganggu kenyamanan warga di wilayah Hukum Polres Muara Enim.

Kapolres Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSi, melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, menjelaskan bahwa saat personil melakukan patroli, mereka menemukan kendaraan dengan knalpot racing. Sebagai respons, penindakan dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar.

Lebih lanjut, AKP RTM Situmorang mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Dengan patuh terhadap peraturan lalu lintas, diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan dan mengoptimalkan kondisi keamanan berkendara bagi semua pengguna jalan.

Selasa, 02 April 2024

"Mudik Ceria Penuh Makna" Dukung Apel Gelar Pasukan "Ketupat Musi 2024" Polres Muara Enim

  


Muara Enim - Idul Fitri 1445 H semakin dekat, di saat yang sama, masyarakat kita mulai bersiap-siap untuk merayakan lebaran dengan berkumpul bersama keluarga. Tradisi mudik atau pulang kampung menjelang Idul Fitri juga menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Namun, kita harus tetap ingat bahwa perjalanan mudik bukanlah perkara mudah.

Kapolres Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra SH SIK MSI memimpin jalannya Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat 2024" bertempat di Halaman Mako Polres Muara Enim, Rabu (3/4/2024)

Apel Gelar di hadiri oleh PJ. Bupati Muara Enim, diwakili Sekda Ir. Yulius, Dandim 0404 Muara Enim di wakili Kasdim Mayor Chb Jauhari, Kajari Muara Enim Ahmad Nuril Alam SH MH, Ketua PN Muara Enim Dr. Yudi Noviandri, SH, MH, Kamenag Muara Enim Kasubdenpom Muara Enim dan sejumlah stakeholder terkait lainnya, seperti instansi pemerintah dan masyarakat.

Ops Ketupat Musi dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 berlangsung selama 13 hari, terhitung dari tanggal 04 April 2024 sampai dengan 16 April 2024.

Kapolres Muara Enim AKBP  Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSI membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H. Ujar Kapolres

Operasi terpusat ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta Kamseltibcar lantas selama perayaan Idul Fitri. Dalam operasi "Ketupat Musi 2024", Polres Muara Enim akan menempatkan pos pengamanan, Pos Pelayanan di sejumlah titik strategis untuk memantau kelancaran arus lalu lintas dan mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian atau perampokan.

Lebih jauh lagi, tema yang diambil untuk operasi "Ketupat 2024" adalah "Mudik Ceria Penuh Makna". Hal ini mengajak masyarakat untuk memaknai arti mudik yang lebih dalam, bukan hanya sekedar berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Namun juga sebagai momen untuk saling bermaaf-maafan serta menyebarkan kebaikan, sehingga operasi "Ketupat Musi 2024" ini berlangsung dengan sukses.

Pastikan Kesiapan, Kapolda Sumsel Tinjau Jalur Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024

 



PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo bersama stake holder terkait pada Selasa (2/4/2024) melakukan peninjauan kesiapan jalur dan pengamanan arus mudik lebaran ‘Operasi Ketupat Musi 2024’.

Rombongan yang mengawali perjalanan dari rumah dinas Kapolda di Pakri menuju terminal Alang Alang Lebar di kilometer 12 Palembang. Ditempat tersebut, Irjen Rachmad diterima kepala BPTD Kelas II Sumsel Denny Michels Adlan ST MM dan Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono. Usai memimpin rapat terbatas di gedung Comand center BPTD wilayah VI terminal Alang Alang Lebar, kepada pers Kapolda mengatakan pihaknya melakukan peninjauan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana jalan yang akan dipergunakan masyarakat pada moment lebaran tahun ini.

“Saya bersama stake holder terkait, ada Kepala Jasa Raharja Sumsel pak Mulkan, Kadishub diwakili Kabid Lalu Lintas pak H. Yanuar Syafrin, kepala BPBD yang diwakili pak Sudirman dan Kepala BPTD Kelas II Sumsel pak Denny Michels Adlan. Saya sampaikan beberapa informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran diantaranya terkait pembatasan kendaraan. Jadi mulai tanggal 5 April pukul 09.00 wib sampai tanggal 16 April pukul 08.00 wib, akan dilakukan
pembatasan kendaraan sumbu 3 atau lebih kecuali yang mengangkut sembako, BBM dan uang, kendaraan truk yang membawa barang selain itu dilarang melintas,” ujarnya.

“Kedua, pada jalur mudik yang cukup padat mulai dari pintu Lampung memasuki Sumatera Selatan yang dihubungkan melalui jalur Tol, kemudian keluar Tol Keramasan sampai dengan Bayung Lencir. Dari puhak Balai Pemeliharaan Jalan Nasional tadi sudah menyampaikan informasi bahwa perbaikan jalan sudah dilakukan dan saat ini tinggal finishing saja, targernya pada puncak mudik lebaran diperkirakan tanggal 8 April semua sudah selesai,” imbuhnya.

Kapolda Sumsel menghimbaukan masyarakat berhati hati melakukan perjalanan dan menyarankan perjalanan dilakukan pada siang hari saja. Menurutnya perjalanan malam hari sangat rentan kerawanan karena masih minimnya sarana penerangan jalan.

“Untuk jalur Palembang Jambi, sudah ada koordinasi dari Polres Banyuasin, Musi Banyuasin, Dinas Perhubungan dan BPJN akan melakukan rekayasa lalu lintas terutama dipasar-tumpah dan simpul kemacetan lainnya. Himbauan kepada pengelola pasar agar barang dagangan dan orang yang berbelanja tidak sampai mengganggu arus lalulintas,” lanjutnya.

Terkait dengan kelaikan angkutan, Kapolda menyatakan akan melakukan pemeriksaan keamanan dan keselamatan kendaraan baik kendaraan darat maupun kendaraan air mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM, surat kendaraan termasuk kirnya uji kelayakannya serta kondisi fisik kendaraan seperti kondisi roda, lampu, kaca spion termasuk kesehatan sopir atau pengemudi kendaraan air.

“Ini penting karena tahun lalu ada kecelakaan air yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Ogan Ilir. Kita akan melaksanakan kerjasama dengan semua pihak termasuk TNI AL, l KPLP dan BPTD,” terangnya.

Lokasi Pariwisata nantinya juga tak luput dari perhatian, tempat wisata dan tempat yang potensial dikunjungi masyarakat, jajaran Polri akan melakukan pengamanan untuk menjaga keselamatan dan ketertiban. 

Terkait potensi kemacetan dititik perlintasan kereta api, menurut orang nomer satu dikepolisian Sumsel tersebut mangatakan cukup banyak. Rachmad Wibowo mengaku setelah melaksanakan survei jalan, akan berkoordinasi dengan perkereta apian Indonesia tentang pengaturan lintasan.

“Lintasan kereta api ini menghambat pemudik yang akan pulang terutama ke jalur arah barat daerah Muara Enim, Lahat sampai Prabumulih. Rangkaian kereta api yang cukup panjang dan intensitas yang tinggi sehingga menghambat arus mudik,” tuturnya.

“Kami menghimbau masyarakat pengguna jalan tidak saling mendahului, menerobos jalur kanan saat pagar pengaman dibuka. Hal ini bisa mengakibatkan antrean dua arah yang kemudian saling mengunci dan terjadi kemacetan,” jelasnya.

Tinjau Kelayakan Tol Kayu Agung Betung, Kapolda Sumsel : Dibuka Saat Kondisi Arteri Sangat Padat.

 


PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo Selasa (2/4/2024) melakukan peninjauan dijalan Tol di KM 22-45 Kayu Agung Palembang Betung yang akan difungsionalkan pada musim lebaran 2024 (tanggal 5 sampai 16 April nanti).

Kapolda mengatakan peninjauan dilakukan dengan tujuan survey tentang kelaikan kondisi terkait akan dipergunakannya Tol tersebut secara fungsional untuk mudik lebaran.

“Jalur Tol ini kita lakukan survei untuk melihat apakah kondisi jalan sudah layak untuk dilalui dan kita akan memberi saran kepada pengelola jalan Tol untuk memasang sarana lampu penerangan dan juga marka  jalan untuk keselamatan,” ujarnya.

Rachmad Wibowo mengatakan beberapa titik rawan yang masuk dalam catatannya, merupakan kondisi jalan yang masih bergelombang karena masih dalam tahap pengerjaan.

“Dalam catatan saya di KM 3.97, KM 4.03 sampai KM 4.07 itu terdapat jalan yang bergelombang, ini cukup berbahaya bila dilewati dengan kecepatan tinggi. Bisa mengakibatkan pecah ban atau kendaraan lost control. Kondisi dibeberapa titik masih cukup rawan termasuk di KM 22 yang masih perlu diratakan, begitupun di exit KM 45 terdapat belokan ke kiri tajam, menanjak dan sempit, ini juga potensi membuat antrean panjang. Sementara sarana pendukung belum tersedia, seperti rest area, pengisian bahan bakar, toilet,” ujar Rachmad.

“Kesimpulan sementara untuk jalur Tol fungsional ini kita usulkan untuk dibuka saat kondisi dijalur arteri sudah sangat padat saja, faktor keselamatan paling utama,” tutupnya.

Senin, 01 April 2024

Melalui Aplikasi BANPOL Polda Sumsel Bongkar Sindikat Lahgun BBM Subsidi, Manager dan Pengawas SPBU Tersangka

 




PALEMBANG - Polda Sumsel kembali sikat sindikat penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Talang Padang wilayah Kacamatan Gunung Megang Muara Enim. 5 pelaku diringkus berikut barang bukti 2 unit kendaraan yang telah dimodifikasi tangki bahan bakarnya.

“Berawal dari diterimanya informasi/laporan masyarakat ke Polda Sumsel melalui aplikasi BANPOL tentang adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi menggunakan jerigen dijalan Hauling Tambang dengan harga diatas yang ditetapkan oleh pemerintah. Tim dari Subdit IV Ditreskrimus Polda Sumsel dibawah pimpinan AKBP Bagus Suryo Wibowo menuju lokasi dan kemudian memastikan telah terjadinya tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi yang terjadi di TKP di SPBU Talang Padang Gunung Megang Muara Enim,” urai Kabid Humas Kombes Narto yang  menggelar konferensi pers dimapolda bersama Kasubdit Tipidter AKBP Bagus Suryo Wibowo dan Pertamina Manager Retail Sumsel Arman Raharjo, Senin (1/4/2024).

Kombes Narto mengatakan SPBU Talang Padang Gunung Megang Muara Enim sebagai hulu dalam penyalah gunaan BBM bersubsidi dengan modus petugasnya menyalurkan BBM subsidi jenis solar pada dispenser biosolar kepada pelaku yang sudah lama dikenalnya.

“Tersangka selaku petugas di SPBU menyalurkan BBM subsidi jenis solar pada dispenser biosolar kepada tersangka lain yang sudah lama dikenalnya dan ini dilakukan berulang ulang.  Menggunakan mobil pickup dan panther dengan tangki yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa serta melakukan penjualan tidak menggunakan barcode,” urainya.

“Tidak itu saja, mereka juga menyalurkan BBM subsidi pada dispenser dexlite yang seharusnya diperuntukkan kepada pembeli non subsidi, namun dijual dengan harga

Rp. 8.500,- kepada pelaku penyalahgunaan BBM sehingga dapat membeli

BBM dalam jumlah besar serta dijual ke masyarakat dengan harga Rp 14.900,- mengikuti harga BBM non subsidi (jenis gas oil),” lanjutnya.

Mantan Kabid Humas Polda Riau tersebut menjelaskan pada tanggal 21 Maret, anggota subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda

Sumsel mengamankan tiga pelaku sedang melakukan aktifitas ilegal.

“Tiga pelaku KNZ (sopir), HDN (pemilik kendaraan) dan SPD (operator SPBU) sedang melakukan pengangkutan, niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah menggunakan mobil isuzu panther nopol BG 1641 QL yang didalamnya terdapat tanki yang telah dimodif berisi 295 liter solar dan 2 (dua) buah drum berwarna merah berisi 350 liter solar subsidi. Juga sebuah Cevrolet tanpa nomor polisi yang didalamnya terdapat tanki yang sdh dimodifikasi yang berisi 25 liter solar subsidi,” lanjutnya.

Tak hanya disitu saja, pada keesokan harinya (22/3) tim Subdit IV Tipidter melakukan pengembangan olah TKP di SPBU tersebut bersama pihak pertamina Patra Niaga. 

“Tim melakukan pengecekan terhadap tangki pendem BBM jenis solar jenis gas oil yang berisi BBM solar subsidi. Dari sini kemudian tim mengamankan barang bukti pompa dispenser jenis gas oil (non subsidi) yang berisikan BBM subsidi jenis biosolar dan juga tangki jenis gas oil (non subsidi) yang berisikan BBM subsidi jenis biosolar sebanyak ±10.119 liter,” terangnya.

Dari pengembangan tersebut, Tim Subdit IV berhasil meringkus tersangka JS (34 tahun) sebagai Manajer SPBU tersebut dan HB (35 tahun) sebagai pengawas lapangan.

Kabid Humas mengapresiasi masyarakat yang begitu peduli dan memanfaatkan aplikasi BANPOL Polda Sumsel untuk melaporkan kegiatan ilegal tersebut.

Sementara itu Kasubdit IV AKBP Bagus Suryo mengatakan para tersangka dijerat pasal 55 UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka 9 UU

No 6 tahun 2023 tentang penetapan perpu No 02 tahun 2022 Tentang cipta kerja menjadi UU, jo 55 KUHP.

“Setiap orang yang turut serta menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi dan/atau penyediaan dan pendistribusiannya diberikan penugasan pemerintah dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak enam puluh miliar rupiah,” jelasnya.

Bagus menegaskan penyidik akan terus melakukan pengembangan terhadap para pelaku lainnya dan pelanggan/pelaku penyalahgunaan BBM subsidi pada SPBU Talang Padang yang disinyalir masuk ke warung warung kecil di sekitar area pertambangan.

Manager Pertamina Retail Sumsel Arman Raharjo mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan Polda Sumsel dan pihaknya berjanji akan terus bersinergi dengan Polda.

“Terimakasih kepada Subdit Tipidter Polda Sumsel, ini upaya nyata Polda menyelamatkan kerugian negara dan masyarakat. Pertamina akan mengambil langkah bila perlu segera mengambil alih operasional SPBU tersebut untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Buka Lat Pra Ops Ketupat Musi 2024, Kapolda Sumsel : Moment Terbaik Untuk Layani Masyarakat

  



PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan Irjen A Rachmad Wibowo membuka pelatihan bagi personelnya sebelum dimulainya operasi kepolisian Ketupat Musi 2024, yang mengusung tema ‘Melalui Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Musi-2024 Kita Tingkatkan Profesionalisme Polri Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1445 Guna Mewujudkan Situasi Yang Aman Tertib Dan Lancar’ di aula lantai 7 Mapolda pada Senin (1/4/2024).

Polda Sumsel akan menggelar operasi dalam rangka pengamanan lebaran tahun ini dengan sandi ‘Operasi Ketupat Musi 2024’ selama sepuluh hari mulai tanggal 4 hingga 15 April 2024.

Irjen Rachmad Wibowo menegaskan sebelum dilaksanakannya operasi kepolisian, personel yang akan diterjunkan harus dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan yang mumpuni sehingga mampu menjalankan tugas yang akan diembannya. Melalui kegiatan latihan pra operasi (lat pra ops) yang digelar tersebut, personel diberikan pembekalan oleh pimpinan.

“Lat pra Ops ini sebagai pedoman, arahan bagi personil, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personil serta memiliki kesiapsiagaan perorangan maupun kesatuan dalam melaksanakan Operasi Ketupat Musi 2024 Polda Sumsel ini,” ujarnya.

Irjen A Rachmad Wibowo mengatakan saat diselenggarakannya operasi kepolisian ketupat 2024 merupakan moment terbaik Polri untuk memberikan pelayanan sebaik baiknya kepada masyarakat.

“Moment lebaran merupakan saat umat islam merayakan idul fitri dan diperkirakan sebanyak 193 juta orang akan melaksanakan mudik lebaran. Maka ini merupakan saat bagi kita kepolisian untuk mari berikan pelayanan yang sebaik baiknya bagi masyarakat,” ajak orang nomer satu dijajaran kepolisian Polda Sumsel tersebut.

Dirinya mengingatkan jajarannya untuk berpenampilan yang menunjukkan kesiapan bertugas melayani masyarakat dilapangan. Mulai sikap tampang, kelengkapan perseorangan serta kesigapan dalam bertindak.

“Sikap tampang personel kita dilapangan harus menunjukkan bahwa kita siap memberikan pelayanan, membantu masyarakat. Demikian juga perlengkapan yang harus dipergunakan seperti kopelreem, rompi, tongkat polisi, alat komunikasi dan lainnya. Perlihatkan kesiapsiagaan sebagai seorang petugas yang disiplin, tegas namun humanis,” tegasnya.

Mantan Dirsiber Bareskrim Polri tersebut mengingatkan jajarannya untuk mengajak warga masyarakat bersama sama menjaga keamanan dilingkungannya.

“Ajak dan ingatkan masyarakat kita untuk mengamankan lingkungan, warga yang pergi mudik dan petugas kita melakukan pengamanan, para bhabinkamtibmas agar intens komunikasi dengan warganya, lantas dan sabhara laksanakan patroli,” ucapnya.

Sementara itu Karo Ops Kombes Anis Prasetyo mengatakan dalam menjalankan operasi ketupat musi 2024, pihaknya akan mendirikan 92 pos dan menurunkan 5.048 personel Polri didukung TNI dan stake holder terkait untuk pengamanan.

“92 pos kita dirikan baik pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu, tersebar diseluruh wilayah dan menerjunkan 1.563 personel polri dan dukungan TNI/instansi terkait sebanyak 3.480 personel sehingga keseluruhan ada 5.047 personel yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat pemudik,” urainya.

Kapolres Muara Enim Pimpin Langsung Latpraops Ketupat Musi 2024

 


Muara Enim - Pada  pelaksanaan hari raya Idul Fitri tahun 1445 Hijriyah, Polres Muara Enim Polda Sumsel menggelar latihan pra operasi Ketupat Musi 2024 melalui Vicon, yang dilaksanakan di Ruangan Rupatama  Polres Muara Enim, Senin (1/4/24).

Lat pra ops diikuti oleh Waka Polres Muara Enim Kompol Roy Arpian Tambunan, SP, SIK, Kabag Ops Toni Arman, SH, para Kasat, Kasi dan seluruh anggota yang terlibat Ops Ketupat Musi 2024.

Dalam kegiatan latihan pra operasi Ketupat Musi 2024 para personil menerima petunjuk dan arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan baik , seperti  patroli, pos pengamanan, pos pelayanan, serta menjaga Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas agar tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Setelah Idul Fitri.

Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MM, MSI dalam sambutannya menyampaikan agar 50 - 100 meter setiap perlintasan sebidang / perlintasan Rel Kereta Api memasang himbauan agar pengguna jalan tidak saling mendahului kendaraan lain, guna mencegah terjadinya kemacetan yang patal. 

AKBP Jhoni Eka Putra, Lat Pra Operasi Ketupat Musi 2024 menyatukan persepsi dan cara bertindak sebelum melaksanakan tugas di lapangan, sehingga para personel dalam melaksanakan tugasnya berjalan dengan baik sesuai aturan SOP sehingga personil yang bertugas bisa lebih profesional, serta cara bertindak di lapangan lebih terarah,” ucapnya

“Operasi Ketupat Musi 2024 ini Personil diharapkan bersinergi dengan instansi terkait dan utamakan keselamatan dan kesehatan dalam bertugas”.

“Dengan memaksimalkan operasi ini  sasaran untuk mewujudkan Kamtibmas dan kamseltibcar lantas yang aman, nyaman dan lancar serta berikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan seperti jika pemudik beristirahat pada pos- pos yang sudah disediakan,”.

Pemberian materi yang disampaikan oleh masing-masing Instruktur yang ditunjuk, sehingga nantinya personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2024 mengetahui tugas dan tanggung jawabnya selama Operasi Ketupat Musi 2024 berlangsung.

Sabu 27,85 Gram Disembunyikan di Tangki BBM, Pengedar Diciduk di Jalur Lintas Muara Enim–Baturaja

MUARA ENIM - Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim Polda Sumsel kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkoti...